Ask.fm · Live Report

#LiveReport – Praf for Madinah

#prayformadinah

Sebelum baca tulisan ini, semoga kita bisa selektif ya menerima informasi yang ada di sekeliling kita. Utamakan juga tabayyun, atau klarifikasi.
.
Sore itu, Senin, bertepatan dengan Adzan Maghrib untuk penduduk Madinah dan sekitarnya, pukul 19.15. Semua orang tentu khidmah menyantap hidangan ifthor yang terhampar di atas syufrah, plastik panjang sekali pakai yang digelar di atas sajadah, agar tak terkotori oleh zabadi (yogurt) ataupun qohwah (kopi). Saat itu Aku, dengan Bang Arif dan juga Bang Hanif.
.
Hari itu tepat tanggal 29 Ramadhan. Kaum muslimin Arab Saudi Menunggu adanya keputusan dari pemerintah. Apakah hilal terlihat? Atau malam itu tetap akan ada tarawih dan qiyam?
.
Terdengar suara, “Boom💥” Sontak jamaah yang sedang asyik menyantap ifthor dengan lahap, menjadi ramai suasananya. Terdengar riuh, ucapan mereka, “Bukroh ‘iid” (Besok ied, Besok ied). Sebagian mereka bersalam-salaman bahagia menyambut iedul fitri. Bahkan ada yang memulai takbirnya. Ada pula yang mengabadikan suasana sore itu dengan kamera handphonenya. Semua menganggap suara itu sebagai ‘alaamah, yang menandakan esok tepat tanggal 1 Syawwal. Tapi ternyata, masih belum ada kepastian. Ku tanya seorang Sudan yang duduk berhadapan, beliau malah mengatakan, “Ihtimaal gadhan, muu akiid.” (kemungkinan besok, tapi kurang pasti juga)
.
Anehnya, suara yang terdengar, satu kali. Bahkan asap yang ada semakin mengepul, terlihat menghitam. Bukan, ini bukan tanda besok ied. Mungkin ada semacem kebakaran.
.
Setelah maghrib, sambil menunggu isya tersebar berita. Ternyata itu Bom💣! Allahulmusta’aan! Tak ada yang sangka. Tak ada yang kira. Di tanah haram. Di kota Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam. Di penghujung bulan yang mulia. Di saat kamu muslimin sedang berbahagia dengan ifthornya. Orang yang tak bertanggungjawab yang melakukannya. Mungkin menginginkan mati syahid mulia tapi sayang dgn cara yang hina.

Lokasi tempat kejadian tak begitu jauh rasanya dari masjid Nabawi. Mungkin masalah deket jauh, relatif. Tapi bukan yang pasti bukan di pekarangan masjidnya. Ada sekitar 300m-an, di sebuah parkiran, di luar gerbang masjid ya. Bukan parkiran basement masjid. Dibilang jauh, tidak terlalu jauh sebetulnya. Kalau dekat, ya bukan di kompleks di dalam gerbang masjid nabawi juga.
.
Alhamdulillah semua kondisi tenang dan terkendali rasanya. Dari orang yang iktikaf maupun tidak, shalat maghrib, shalat isya, tarawih terakhir (di Ramadhan kali ini 😥) juga tetap ada, berjalan seperti biasa. Begitu pula qiyamullail tengah malam. Bahkan sahur, kami pun duduk-duduk santai di teras masjid sambil menikmati rendang 😋 menunggu adzan shubuh.
.
Ya, mohon doanya saja. Insya Allah semua pasti ada hikmahnya. Tentu sikapi semua ini dengan bijak. Tabayyun dan klarifikasi berita yang ada. Jangan termakan dengan provokasi dan adu domba. Serahkan segalanya pada-Nya. Doakan kami di tanah rantau ☺😚
.
Jangan salahkan islamnya. Tapi kenali islamnya, kau akan jatuh cinta. 💖
.
Akhuukum, Ibnukum,
Afifi Marzuki Muslim
Tanah Rantau,
Madinah, 30 Ramadhan 1437 H
.
*pict. suasana sahur di teras masjid

https://ask.fm/Uda_Afif/answers/138444383165#_=_
https://ask.fm/Uda_Afif/answers/137718147261 – with Hanif and arif_abank at Al Masjid Al Nabawi (المسجد النبوي)

View on Path

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s